Thursday, November 9, 2017

Gurun Pasir si Pantai Oetune, NTT

si gurun pasir Oetune beach

Sebuah perkenalan dengan dunia travelling dimulai dari bagaimana kau meng-iyakan ajakan temanmu untuk ke kota sebelah. Sebuah awal mula terbentuk saat keinginan travelling tak lagi datang dari luar namun dari dalam dirimu. Kemudian, keinginan tak terbendung muncul dan seakan rasa ketagihan terus menguak seakan kau selalu ingin jalan-jalan

Andaikata tiket Traveloka bisa diambil hanya dengan sekali ketik sms. Andai saja tanggal merah bisa didapat semudah dimerahin pake spidol. Yah, namanya juga berandai-andai. Oke, pantai? Sudah. Gunung? Lewat. Bagaimana gurun? Mari kita lihat. Sebuah gurun pasir di pulau Timor dengan pemandangan pepohonan lebat dan pantai di antara sisi keduanya. Begitu indah dan instagramable banget.
Bayangin deh anda bisa melihat gurun pasir dan mendengar suara ombak sambil duduk dibawah pohon besar. Sebuah pantai Oetune, di pulau Timor memberikan sensasi berbeda. Tidak hanya nuansa pantai. Jika anda melihat pantai secara menyeluruh, maka akan ada sebuah area yang menyajikan gundukan pasir seakan membentuk gurun pasir. 

 titik mula perjalanan dimulai dari sandal

Nah, berangkatnya aku kesana tentunya ingin menceritakan apa aja sih yang bisa kamu dapatin?

Kalau kesana dari Kupang.

Buat pendatang dari luar NTT dan kebetulan kalian pake pesawat pasti akan lewat kota Kupang. Perjalanan yang ditempuh bisa memakan waktu sekitar 2,5 jam dari Kupang. Mending naik mobil ya, tapi kalau ngga ada naik motor juga masih memungkinkan. Sewa mobilnya 500K aja sehari, diluar bensin. Tapi aku ngga nyewain lo ya. Keadaan perjalanan sih masih aman kok. Asal aku saranin jangan jalan kaki. Kempor amat sih, bener!

 aku potret dari dalam mobil

 pagar halaman lapangan tempat ternak warga

Sebenarnya perjalanan ke Oetune mudah dan cukup menggunakan map aja ya. Kalau kebetulan internet lagi off manfaatkan GPS alias gunakan penduduk setempat. Hahaha…

Bawa bekal dari kota ya sis, disana sepi jualan.

Menurut aku kalau jalan-jalan, energi fisik dan sumber energi harus tercukupi. Kalau lapar, biasa orang resek! You must know ajah ya, disana tidak ada tuh took makanan yang bisa dibeli. Atau sekedar mau beli es Jasjus. Ngga ada! Hanya ada minuman kelapa tanpa es batu yang dijual sekitar 5K perbuah.

Kalau tahan sedikit. Keluar dari area pantai Oetune, anda bisa menikmati bakso Malang yang penjualnya orang Timor. Lumayan buat ganjal perut kalau lapar selepas perjalanan panjang ke Oetune.

 kaka nyong penjual bakso Malang

sepi banget ya ngga ada penjual!

Gemericik Pasir pun Menghipnotis Mata Pengunjung

Sensasi panasnya teriknya matahari dan rasa panas di kaki kamu pokoknya bakal bikin pingin cepet pulang dan kembali ke ruangan AC. Tapi semua rasa kalah sama indahnya pemandangan gurun pasir yang rasanya kaya di Mesir.

muka bahagia

percobaan pertama pengambilan gambar

Jika kamu berada di tengah gundukan gurun pasir maka akan terlihat pasir seolah berterbangan di permukaan gurun. Berjalan lagi semakin ke ujung pantai, maka akan terlihat hamparan gurun pasir seolah terlalu luas untuk di telusuri. Tapi, bedanya dengan gurun sesungguhnya?

Gundukan pasir pantai Oetune memiliki pemandangan yang seakan gurun pasir, dengan pemandangan pantai luar biasa dengan desiran ombak air laut sambil duduk di bawah pohon lebat rindang disisi gurun pasir.

Katchaw! Jadilah Foto Instagramable Kamu

Musti bawa photographer handal deh kayanya kalau kesana? Haha, sebenarnya ngga sih ya. tapi aku saranin buat bawa kamera bagus. Hunting foto disana sebelum sampai bisa kamu lakuin ya. Nah pas disana jadi ngga bingung bakalan pose kaya apa.

katchaw!

petjah.

wuzzz..

Waktu itu, aku memilih baju warna merah dengan tipe baju longgar dan bisa terbang terbawa angin. Hasilnya? Katchaw! Mayan buat nambah satu foto instagram kamu yang harus diupdate setiap hari yak.

Mau tau tulisan aku yang lain? Langsung scroll kebawah aja ya. Thank you!


Oiya, jangan lupa kalau kesana musti nyicipin buah Saboak yang pohon-pohonnya pada tumbuh disekitaran pantai Oetune. Rasanya sih katanya kaya olang-aling, tapi aku juga ngga pernah sih makannya. Haha, nah kalau kalian jangan sampai dilewatin. Biasa harga masih murah banget cuma 5K. oke!!
 
Asri Vitaloka, calon penulis.

2 comments:

  1. Itu foto yang wuzz ambilnya dari sebelah mana, mbak? Kok pas kesana saya nggak bisa. Haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada dibagian deket pohon kering itu trus duduk sedikit kita diatas gituuu.. entahlah. aku juga bngung kok bs 😂

      Delete