Wednesday, March 9, 2016

Ubah sedikit saja, Temukan semua Kebahagiaan!

 created by : asri_vitaloka

Siapa bilang bahagia itu susah? Menurut kamu bahagia itu apa?

Sebuah pernyataan dan pertanyaan di suatu pagi saat pertemuan di kantor membuka beberapa pemikiran. Terkadang banyak orang lupa kalau bahagia itu tidak susah. Bahwa untuk mewujudkan suatu kebahagiaan tidak diperlukan target tinggi yang harus tercapai terlebih dahulu. 
Cukup dengan tersenyum lepas dan mengangkat semua beban. Bagaimana caranya? Dengan mengubah sudut pandang anda, dari negative menjadi ke kuadran positif! Dan itu saja cukup.

Begitu banyak orang berlomba untuk menciptakan suatu target yang spektakuler. Target tinggi akan diimbangi dengan usaha keras yang semakin keras sehingga mampu mewujudkan semua yang diinginkan. Begitu tercapai, maka bahagia didapat. Inilah yang menjadi paradigma semua orang. Bahwa bahagia dan sukses adalah saat semua target yang diinginkan tercapai. Padahal?

Sebuah pertanyaan muncul. Bagaimana anda menyikapi bahagia? Dan tidak disangka-sangka, bahwa jawaban sesungguhnya adalah bahagia itu suatu keadaan dimana anda tidak memiliki beban dan dapat tersenyum lepas apapun situasi juga kondisi yang sedang terjadi. Jika target yang anda buat tidak terwujud, maka beban yang akan anda dapatkan. Jika beban hidup sudah terbentuk, lalu bagaimana anda bisa merasakan sebuah kebahagiaan?

Sebuah buku “Free! Cintai Pekerjaan Anda, Cintai Hidup Anda” dari Chris Barez-Brown mengubah beberapa sudut pandang saya mengenai pekerjaan. Dulu pekerjaan saya hanya menyisakan lelah, jauh dari rasa syukur, dan mengomel sepanjang hari. Namun kini semua berbeda.

Ingat makna bahagia itu apa?

Bahagia hanya tentang bagaimana kamu mengambil sudut pandang dari suatu keadaan. Semua keadaan pasti ada sudut bahagia dan sudut menyedihkan. Jika kamu sudah pandai mengambil sisi bahagia dari setiap kebahagiaan maka tidak perlu banyak target yang diperlukan untuk menciptakan kebahagiaan.

Seperti sebuah cerita singkat mengenai seorang ibu yang memiliki dua orang anak, satunya gadis penyewa payung dan lelaki penjual es. Ibu memang terkenal selalu mengkhawatirkan anak-anaknya. Begitu juga ibu yang ini. Beliau begitu sering menangis. Di kala hujan turun, si ibu menangiskan anak lelakinya yang takut karena jualan esnya tidak laku. Dikala panas terik matahari, si ibu menangis kembali untuk keadaan gadisnya dengan alasan takut jualan gadisnya tidak laku kembali. Jadi, ibu akan menangis walaupun hujan atau panas melanda. Nah, sekarang pikirkan jika ibu merubah sudut pandangnya. Di kala hujan, ia akan mengucap syukur karena anak gadisnya akan mendapat banyak pelanggan penyewa payung. Dan ia akan mengucap syukur lebih lagi saat panas terik karena anak lelakinya akan habis menjual es jualannya. Lihatlah dua situasi dengan sudut pandang berbeda namun dapat menciptakan perasaan yang berbeda sekali. Tentunya anda tidak ingin situasi tertentu menyebabkan anda merasa tidak bahagia? Maka, mulai sekarang rubahlah sudut pandang anda sesegera mungkin.

“Bahagia itu sederhana, hanya dengan diri yang tanpa beban dan bisa tersenyum lepas apapun situasi dan kondisi disekitar”



Jangan pernah menunda rasa “Bahagia”.

Ada yang mengatakan,”saya akan bahagia jikalau nanti sudah pensiun dengan rumah, mobil, uang banyak dan anak-anak yang telah sukses dan saya akan segera mendapatkan itu!”. Jika anda sadar, begitu pensiun anda sudah tidak sesehat sewaktu muda. Begitu susah untuk menikmati banyak hal, karena keterbatasan fisik. Semuanya anda miliki, begitu juga waktu. Tapi apakah masih bisa senikmat menikmati hari sewaktu masi muda, sehat, dan tidak terbatas gerak?

Jangan pernah merasa anda akan bahagia di kala anda sudah masuk waktu pensiun kelak. Berbahagialah sekarang! Saat ini dan kalau perlu detik ini juga! Anda tidak memerlukan tempat liburan, kawan menyenangkan, atau benda paling mahal sedunia. Yang anda butuhkan adalah keinginan untuk bahagia. Dan ingat bahagia muncul dari dalam diri anda dengan menciptakannya dari dalam pikiran anda.

“Maka mulailah kebahagiaan anda dari sekarang, saat ini, dan kalau bisa detik ini juga”

Jangan biarkan orang lain menjadi Penghalang!

Anda tidak dapat membuat semua orang bahagia terhadap anda. Maka jangan sibukkan diri anda untuk mewujudkan itu. Memang, sungguh mulia kalau bisa membuat orang lain bahagia terhadap anda namun tak jarang anda akan susah mendapatkan kebahagiaan anda sendiri. Akan ada selalu orang yang mengeluarkan pendapat baik tentang anda, dan selalu ada orang yang mengambil bagian sebagai kritikus pedas dalam hidup anda. Lalu, siapkan anda untuk memberikan waktu terbatas anda untuk orang-orang yang bahkan tidak mementingkan anda dalam hidupnya? Sungguh anda hanya membuang waktu.

“Selagi anda masih berada dalam nilai-nilai yang dianggap penting dalam hidup, maka anda dianggap sudah benar. Lalu keluarkan semua hal yang bisa membuat anda bahagia dan jangan buang waktu untuk orang lain yang tidak terlalu peduli!”

Tanyakan kepada diri anda,”Apakah anda bahagia saat ini?”

Jawaban saya adalah “YA!”. Terimakasih untuk setiap momen yang bisa saya rasakan setiap saat dimanapun saya berada, dengan siapapun orang disekitar saya, dan bagaimanapun itu terjadi. Secara kebetulan saat ini saya merayakan hari raya Nyepi dimana semua umat Hindu sedang merenungkan dirinya. Kembali menjalankan hari penyepian tanpa melakukan banyak hal yang berarti. Kembali mengingat seperti apa kehidupannya sebelumnya dan menyadari seperti apa dirinya sehingga menjadi lebih baik di kemudian hari. Dan kesempatan kali ini saya jadikan sebuah momen dimana saya dapat menjadi lebih bahagia dari sebelumnya tanpa ada hal-hal dari luar sebagai penghalang.

Sesungguhnya satu hal sederhana bisa mengubah banyak hal, yaitu “Berusahalah untuk tidak terikat pada apapun, maka kebebasanlah yang kamu dapatkan. Jika hidupmu telah bebas, maka kebahagiaanlah yang terjadi kemudian. Percaya atau tidak!”

Dan Hindu mengajarkan ini sudah sejak lama!

Calon penulis
Asri Vitaloka 

No comments:

Post a Comment