Sunday, February 12, 2017

Fedora vs cartwheel hat?


Fedore vs cartwheel hat! Pernah liat jenis topi ini kan? Beberapa keisengan di hari minggu membuat aku menghasilkan beberapa foto dengan padanan menggunakan fedora dan cartwheel hat. Yah, siapa tau bisa jadi inspirasi buat ootd-an di hari libur. Awalnya iseng, jadi keterusan ya. Topi-topi ini aku beli tiap mau liburan. Sekali liburan, kemudian jadi pajangan aja di pojokan kamar ya. Pekerjaan boleh serius, tapi karir lain masih bisa dong. Yuk, liatin gaya-gaya yang ngga banget dari akuh! Jangan mual ya.

Sekilas melihat pajangan topi di kamar. Kok kasian ya jadi pajangan aja?

Kali ini aku membandingkan beberapa gaya menggunakan dua topi. Aku suka banget model fedora tapi terakhir aku mencoba membeli cartwheel hat. Kedua topi memberikan fungsi utama sebagai pelindung kepala. Hanya saja model cartwheel lebih bisa melindungi wajah anda kalau dalam keadaan panas. Yah, muka bisa ngga hitam banget kalau pake topi yang ini. Nah, mau liat seperti apa hasil gaya yang ngga banget dari kedua model ini? Hahaha…

Tau ngga fotonya dimana?

Berhubung aku lagi ngga kemana-mana. Aku melihat ruangan kosong di kamar tamu dengan latar putih dibelakangnya. Udah banyak kan ya liat foto simple dengan latar kosong tanpa motif. Dengan memanfaatkan beberapa alat bantu seperti meja lipat, dan penyangga handphone, maka mulailah aku menata peralatan yang ada. (yah, maklum pak buk belum ada tripod sama kamera merk Lumix yang jadi idaman banget atau Fujifilm deh ngga apa). Kebetulan aku menggunakan handphone merk OnePlus3. Kenal? Sebagian sih kurang paham mengenai merk ini. Cari aja di google pasti ada. 


Sudah diset, maka mulailah mencari gaya

Ngga sedikit orang bilang aku banyak gaya! Haha, makna sebenarnya ngga enak ya untuk “banyak gaya”. Tapi, aku emang dari kecil suka sekali di foto, melihat foto, pokoknya semua yang berbau foto. Sampai tanpa sadar waktu kuliah dulu judul yang dipilih masih berhubungan dengan foto. Ada-ada aja ya!

Kalau kalian liat susah banget mau foto diri sendiri alias selfie tapi kedua tangannya lengkap ada didalam frame camera. Coba? Gimana ribetnya hahaha..



Mulailah dengan tanpa topi.

Katanya mau cerita tentang topi. Eh, malah foto tanpa topi. Jadi, sebenarnya aku baru nyobain juga aksesoris yang kekinian banget di instagram. Yaitu tali kacamata. Yang kayaknya kalau dulu pakai tali kacamata sudah kayak orang tua banget, tapi ngga kali ini. Emang ya fashion selalu berulang. Kini model tali kacamata kembali muncul dengan tampilan lucu dengan batu-batu pecah warna hitam dan lebih banyak warna-warni.


Topi fendora itu ya ini!

Topi fendora yang satu ini aku beli sebelum liburan sailing trip bulan Mei tahun lalu di Laut Flores. Ini cocok banget untuk digunakan kalau mau jadi instagramer yang ootd-an banget! Tapi, ngga cocok buat kamu yang mau melindungi wajah dari panasnya matahari. Dijamin, gosong kalau pakai topi yang seperti ini ya.

Kalau bisa dibilang dari semua jenis topi, ini favorit aku! Topi fendora terkesan lebih maskulin namun masih bisa cantik digunakan bagi wanita yang ingin jalan-jalan. Warna favorit sebenarnya warna jerami muda atau aku suka memilih warna coklat karena terlihat hampir senada dengan warna kulit aku yang sawo matang ya.


Suka sih sama cartwheel tapi model bagus, murah itu jarang.

Nah, kalau topi aku yang satu lagi sangat bagus dalam kombinasi warna putih dan birunya. Tidak terlalu lebar dalam lingkaran topinya dan cukup untuk dapat melindungi wajah saat harus berada dibawah terik matahari. Kalau tidak salah topi ini aku beli sebagai aksesoris saat perjalanan ke Kelimutu di Flores ya..
Saat liburan memang penting membawa property untuk aksesoris foto. Jangan sampai momen pemandangan yang bagus tidak diimbangi dengan outlook kalian ya. Bukan ngajarin yang ngga-ngga ya. Kasian sama tiketnya sudah beli mahal jadi harus maksimal. Hehe.




Nah, kalau kalian tau? Aku ngasilin fotonya sampe seratusan, tapi tau kan yang bagus Cuma beberapa aja. Sedih yak? Tapi, kalau sudah suka mau disuru berjam-jam juga pasti dilakuin. Semoga ada kesempatan biar bisa jadi fashion editor ya? Kali aja, bisa kan? Disambi, sambil kerja serius dibelakang meja tapi ikut juga ngembangin diri dengan mengeluarkan beberapa modal untuk sesuatu yang kau suka. Kalau aku si, suka foto! 


Calon penulis, Asri Vitaloka
Kupang!



No comments:

Post a Comment